Januari 25, 2022

KPK ingin Azis Syamsuddin hadir, tapi dia tidak hadir

Aziz Syamsudin
KPK telah memanggil Azis Syamsuddin untuk mengusutnya

KPK telah memanggil Azis Syamsuddin untuk mengusutnya. Meski dijadwalkan menjalani pemeriksaan hari ini, sosoknya tidak pernah terlihat dan dikatakan diisolasi

Ada spekulasi bahwa Azis Syamsuddin telah dipanggil dalam kasus Kabupaten Lampung Tengah. Seorang mantan orang dalam KPK mencatat bahwa Azis telah dicurigai.

Hai, Saya tidak yakin apakah ada yang pernah menjawab pertanyaan ini, tetapi akan sangat menyenangkan untuk mendengar informasi terbarunya.

Dasco, atau salah satu afiliasinya, baru-baru ini berinteraksi dengan Azis Syamsuddin Dari Wakil Ketua DPR. Dia berbicara tentang terakhir kali dia berkomunikasi dengan Aziz.

“Saya tidak tahu apakah Pak Aziz akan datang juga.” “Saya belum mendengar kabar darinya pagi ini. Nanti saya cek,” kata Dasco di kompleks parlemen Senayan, Jakarta, Jumat.

“Saya berkomunikasi beberapa hari yang lalu di sidang paripurna.” Pak Azis mengatakan akan bergabung secara virtual, lanjut Dasco.

Dasco mengaku belum mau mengomentari Azis yang disebut-sebut sebagai tersangka. Dasco memutuskan untuk menunggu sampai KPK membuat pengumuman sebelum melanjutkan untuk merilis hasil mereka sendiri.

Saya belum mengetahui ada pernyataan resmi dari KPK. Pertama, kita harus menyerahkan prosesnya sesuai dengan praktik pasar, jangan berasumsi,” katanya

Wakil Ketua DPR itu mengaku tak bisa memenuhi panggilan KPK yang dijadwalkan hari ini. Dia bilang dia pergi ke pengasingan untuk perawatan diri.

Menurut artikel yang terlihat di detikcom, Azis Syamsuddin telah meminta agar pemanggilannya ditunda hingga 4 Oktober 2021. Surat itu dikirim pada 23 September.

Sesuai isi surat, Azis Syamsuddin mengaku menjalani isoisme karena pernah berinteraksi dengan pasien COVID-19. Dia bilang dia mengikuti saran pemerintah.

“Alasan penundaan itu karena saat ini saya sedang menjalani isolasi mandiri (isolasi) karena beberapa waktu lalu saya berinteraksi dengan seseorang yang dinyatakan positif virus corona,” katanya.

“Saya melakukan ini untuk melakukan apa yang direkomendasikan pemerintah, yaitu berinteraksi dengan orang-orang yang positif virus corona dan juga untuk mencegah penyebarannya.” Dia melanjutkan.